Purworejo, gemmcakrawala.co.id – Ribuan orang mendatangi Desa Kaligono Kecamatan Kaligesing, untuk menyaksikan lomba makan durian dalam kegiatan bertajuk Grebeg Durian Dewi Kano (Desa Wisata Kaligono), Minggu (31/1). Pengunjung tidak hanya dari wilayah Purworejo, namun juga berdatangan dari Semarang, Jogja, Wonosobo, Kebumen, Temanggung, Pati, Riau, dan daerah lainnya.
Grebeg durian yang berlangsung hingga sore hari itu dibuka Pj Bupati Purworejo H Agus Utomo SSos, didampingi Wakil Ketua DPRD Yopi Prabowo SH, Camat Kaligesing Budi Wibowo SSos, Muspika, dan dinas instansi terkait.
Dalam sambutannya Agus Utomo merasa bangga dengan kreatifitas Desa Kaligono yang mengemas lomba durian menjadi even yang sangat menarik. Hingga mampu menyedot simpati pengunjung dari luar daerah.
“Tentu ini merupakan even yang bisa terus dikembangkan, sehingga wisata desa dapat terpromosikan dengan baik,” katanya.
Apalagi menurutnya, akan segera dibangun bandara di wilayah Kulonprogo yang berbatasan dengan Kabupaten Purworejo. “Hal ini akan menjadikan peluang desa untuk menunjukkan potensinya baik dari segi wisatanya, unggulan pertaniannya, kerajinannya, dan potensi yang lain. Harapannya untuk peningkatan perekonomian desa yang endingnya untuk kesejahteraan masyarakat. Untuk meraih itu semua, masyarakat harus menjaga guyub rukun,” harapnya.
Hal senada dikatakan Yopi Prabowo, bahwa kemajuan sebuah desa ditandai dengan kreatifitas masyarakat dalam mengelola potensi alam dan mengolah hasil-hasil pertanian lokal. Maka desa memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi yang ada. Seperti yang dilakukan Desa Kaligono dengan dikembangkannya wisata taman Sidandang dan Curug Siklotok. “Maka supaya terus ditingkatkan promosinya, dan terus berinovasi untuk pengembangannya, serta melestarikan even-even besar seperti lomba makan durian ini. Sehingga menjadi wisata yang memiliki daya tarik tersendiri,” ungkapnya.
Sementara itu ketua panitia Hari Wibowo menjelaskan, para peserta yang telah mendaftar dengan biaya Rp 20 ribu, harus beradu cepat menyantap buah durian dalam waktu singkat. Tercatat lebih dari 401 peserta mengikuti lomba unik ini. “Tujuan kegiatan ini untuk mengangkat potensi wisata yang ada di Kaligono, yakni Curug Siklotok dan Taman Sidandang. Grebeg Durian juga sebagai wujud syukur warga atas panen raya durian tahun ini sekaligus mengenalkan produk durian unggulan Kaligono,” ujar Hari Wibowo.
Menurutnya, untuk mendukung kegiatan itu, Dewi Kano menggandeng sejumlah badan usaha sebagai sponsorship serta melibatkan puluhan anggota Cah Purworejo Perantauan (CPP) dan masyarakat desa setempat. Secara teknis, lomba dilakukan dengan sistem penyisihan dibagi per sesi 10 peserta. Dalam setiap sesinya, para peserta diberi waktu selama 2 menit untuk beradu cepat melahap durian yang sudah dikupas.
Para juara babak penyisihan akan beradu dalam babak final memperebutkan juara 1-3. “Kami menyiapkan sekitar seribu durian Kaligono dengan kualitas super. Selain hadiah utama berupa televisi, sepeda, dan barang-barang elektronik kami juga menyediakan puluhan doorprize,” jelasnya.
Dalam lomba tersebut yang tercatat sebagai juara yakni Sutarman warga Desa Kliwonan Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen. Di babak final, ia mampu menghabiskan 46 pongge dalam waktu 9 menit. Kemudian diikukuti Yuli warga Pangen Purworejo, dan Prasetyo warga Tambakrejo Purworejo. [*]
Sumber: Purworejokab.go.id

Post a Comment